Jumat, 01 Juni 2012


     BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Ilmu Pengetahuan Alam merupakan salah satu mata pelajaran di Sekolah Dasar untuk mengembangkan dan menanamkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai ilmiah para siswa serta rasa mencintai dan menghargai kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan pendidikan tidak mungkin terselenggara dengan baik kalau para pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar tidak didukung oleh sumber belajar yang diperlukan salah satunya media yang merupakan alat peraga atau praktek yang dapat membantu guru memperjelas dan memvisualkan konsep atau pengertian untuk mencapai keterampilan tertentu pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Kenyataan yang ditemui di lapangan sebagian besar materi pembelajaran diberikan pada siswa dengan tidak melibatkan siswa secara aktif baik secara phisik, sosial maupun psikis dalam memahami konsep terhadap materi pembelajaran. Siswa biasanya mendapatkan pembelajaran dari guru dengan metode ceramah, menurut yang sesungguhnya pembelajaran  Ilmu Pengetahuan Alam tersebut sangat menuntut keterlibatan siswa hal ini senada dengat pendapat  Mel Silbelme ( 2002 : 9 ) bahwa :
“Bahwa pengajar memiliki waktu untuk menyediakan aktifitas yang memperkenalkan, mempersentasekan, menerapkan, dan merefleksikan pada apa yang dipelajari. Sesungguhnya belajar itu bukan menghafal karena akan hilang dalam beberapa hal. Untuk mengingatnya peserta didik harus mencernanya.”

Guru sebagai pengelola kegiatan pembelajaran siswa disamping memotivasi siswa juga harus mampu mengembangkan aktivitas siswa   sehingga siswa tersebut aktif dan mandiri serta memperoleh pengalaman yang nyata, terutama pelajaran yang menghendaki siswa terlibat langsung dalam pelaksanaannya seperti pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.  Senada dengan ini dikukuhkan oleh pendapat Zulkarnaini ( 2007 : 5 ) bahwa : “Pengalaman belajar berpusat pada peserta didik”.  Jadi pengalaman belajar itu disusun dan dirancang oleh guru sedemikian rupa sehingga pendekatan pembelajaran bervariasi dan berpusat pada siswa.
Sehubungan dengan itu media mampu menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dalam proses pembelajaran dengan media proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber-sumber ilmu pengetahuan.
Media juga merupakan alat bantu bagi guru untuk mempermudah siswa mempelajari konsep-konsep yang akan dipelajari dalam berbagai ilmu pengetahuan. Menurut Sudjana (1989:4) bahwa :
“Penggunaan media pembelajaran sangat tergantung kepada tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, kemudahan memperoleh media yang diperlukan serta kemampuan guru dalam menggunakannya dalam proses pembelajaran.”

Agar pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam menarik dan tidak verbalisme maka perlunya penggunaan media gambar dan untuk materi tentang pernapasan ini lebih baik lagi bila diiringi dengan media model, disamping mendengar penjelasan guru siswa dapat melihat sendiri, dan mencobakan sendiri dan akhirnya dapat menemukan sendiri tentang konsep pada materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang direncanakan.
Dalam kegiatan pembelajaran media berarti alat bantu guru dalam menyampaikan informasi pendidikan di sekolah. Media dapat menarik minat belajar siswa sehingga pembelajaran lebih menyenangkan. Namun sangat diharapkan penggunaan media dan jumlahnya harus sesuai menurut kebutuhan  dan jumlah siswa sehingga semua siswa terkondisi saat proses pembelajaran berlangsung. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media gambar, model atau kombinasi keduanya. Dengan demikian diharapkan peningkatan aktivitas, proses dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa dapat meningkat
Untuk itu, kombinasi media gambar dan model perlu untuk dipelajari, dikaji dan ditelaah sehingga kombinasi ini dapat dijadikan media pembelajaran yang diharapkan dapat membantu dalam peningkatan hasil belajar siswa.

B.      Tujuan Penulisan
Makalah ini disusun bertujuan untuk mengetahui secara ebih mendalam mengenai media dalam pembelajaran IPA.

C.    Manfaat Penulisan
1.    Memberikan informasi mengenai media pembelajaran pada mata pelajaran IPA.
2.    Menambah khasanah dalam bidang pendidikan.




















BAB II
ISI
A.      Pembelajaran IPA di SD
1.                                                                                        Hakikat Pembelajaran IPA di SD
      Menurut Depdiknas (2006:484) “IPA adalah ilmu yang berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan sekumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan”. Pembelajaran IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.
Proses pembelajaran IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada siswa untuk mengembangkan kompetensi agar mereka mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
Kurikulum IPA menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses IPA. Pemahaman ini bermanfaat bagi siswa agar dapat 1) menanggapi isu lokal, nasional, kawasan, dunia, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan dan etika, 2) menilai secara kritis perkembangan dalam bidang IPA dan teknologi serta dampaknya, 3) memberi sumbangan terhadap kelangsungan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan  4) memilih karir yang tepat.  
Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa hakikat pembelajaran IPA di SD adalah sebagai ilmu yang mencari tahu tentang alam secara sistematis,  dimana dalam pembelajarannya lebih menekankan agar siswa belajar aktif dan luwes, mampu berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Pembelajaran IPA di SD harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan berpikir siswa SD yang masih berada dalam tahap operasional kongkret.
2.        Tujuan Pembelajaran IPA di SD
      Depdiknas (2006:484) menyatakan bahwa tujuan pembelajaran IPA di SD/MI adalah agar siswa mampu:
1) memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya, 2) mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, 3) mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat, 4) mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan, 5) meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam, 6) meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan, dan 7) memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTS

Hal senada juga diungkapkan oleh Muslichach (2006:23) bahwa pembelajaran IPA di SD bertujuan untuk:
1) menanamkan rasa ingin tahu dan sikap positif terhadap Sains, teknologi dan masyarakat, 2) mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, 3) mengembangkan pengetahuan dan pengembanngan konsep-konsep sains yang akan bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, 4) ikut serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam, dan 5) menghargai alam sekitar dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.
       
            Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan pembelajaran IPA di SD adalah untuk menumbuhkan pada diri siswa  rasa syukur terhadap Sang Pencipta, menanamkan rasa ingin tahu tentang segala ciptaanNya, dan melatih berpikir logis dan ilmiah. Selain itu, melalui pembelajaran IPA siswa diharapkan mampu menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan sekitar.
3.      Ruang Lingkup Pembelajaran IPA di SD
            Ruang lingkup pembelajaran IPA di SD terdiri atas dua aspek yaitu: kerja ilmiah atau proses IPA dan pemahaman konsep. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ruang lingkup materi pembelajaran IPA terdiri atas 1) makhluk hidup dan proses kehidupan yang meliputi manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan, 2) benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya yang meliputi benda cair, padat dan gas, 3) energi dan perubahannya yang meliputi gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana, dan  4) bumi dan alam semesta yang meliputi tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya. Jadi, ruang lingkup materi pembelajaran IPA di SD sangat luas. Pembelajaran IPA tidak hanya mengajarkan tentang makhluk hidup saja, akan tetapi membelajarkan berbagai hal yang terdapat di alam sekitar.

B.       Pengertian Media
Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medius yang secara harpiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa  Arab media adalah  perantara atau pengantar pesan dari pengirim atau penerima pesan menurut Arsyad (2000 : 4) mengatakan bahwa : “Media adalah  komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung  materi intruksional di lingkungan  siswa yang merangsang  siswa untuk belajar.”
Pendapat lain juga dikemukakan oleh  Asosiasi Pendidikan Nasional (National Education Assocation) di kutip oleh Arsyad  (2000 :  40) mengatakan bahwa: Media  adalah bentuk – bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual  dan peralatannya.  Dengan demikian media hendaknya dapat dimanipulasi,  dilihat, didengar atau  dibaca. Senada dengan itu menurut Suprayekti (2003 : 14) mengatakan bahwa :
“Media adalah segala sesuatu yang mengantarkan pesan dari sumber kepada penerima. Media yang dipergunakan / dimanfaatkan , mulai dari yang sederhana sampai dengan yang rumit harus di sesuaikan dengan tujuan pembelajaran  yang akan di capainya dan situasi kondisi lingkunganya”.

Dari penjelasan di atas dapat di kemukakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan  untuk mengalirkan pesan dari pengirim dan penerima sehingga dapat merangsang dan memotivasi pikiran, perasaan, perhatian dan minat. Dengan demikian akan melahirkan proses belajar mengajar yang baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Media sebagai alat mempunyai ciri-ciri umum seperti yang dikemukan Hamalik (1986: 255) antar lain:
1.      Media identik artinya dengan pengertian keperagaan yang berasal dari kata ”raga” artinya suatu benda yang dapat diraba, dilihat, didengar dan dapat diamati melalui panca indera.
2.      Media digunakan dalam rangka hubungan (komunikasi) dalam pembelajaran antara guru dengan siswa.
3.      Media adalah semacam alat bantu belajar mengajar baik dalam kelas maupun luar kelas
4.      Berdasarkan (2) dan (3), maka pada dasarnya media merupakan suatu  ”perantara” (medium) dan digunakan dalam pendidikan.
5.      Media mengandung aspek sebagai alat, teknik yang erat hubungannya dengan metode mengajar.

C.      Manfaat  Media Pembelajaran
Salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata  dan diciptakan oleh guru. Media juga dapat mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa di manapun berada, artinya proses pembelajaran jadi lebih jelas dan  menarik.
Hal ini juga sejalan dengan pendapat Hamalik (1986) yang di kutip oleh Arsyad (2000 : 156) bahwa :
Fungsi media pembelajaran adalah:
1)      Dapat membangkitkan keinginan dan minat siswa
2)      Membangkitkan motivasi  dan ransangan dalam belajar
3)      Membawa pengaruh psykologis dan ransangan dalam belajar
4)      Dapat meningkatkan pemahaman siswa  terhadap materi yang disajikan

Pendapat yang hampir sama di kemukakan oleh Kemp dan Dayton (1985) yang diikuti oleh Rahadi (2003 : 15)  fungsi media itu adalah :
1)      Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
2)      Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
3)      Proses pembelajaran menjadi interaktif
4)      Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5)      Dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa

Menurut pendapat Sudjana (2002 : 2) manfaat media pembelajaran adalah :
1)      Pembelajaran lebih menarik sehingga menimbulkan minat siswa untuk belajar
2)      Bahan  pelajaran akan lebih bermakna  dan mudah dipahami
3)      Metode mengajar akan lebih berfariasi
4)      Siswa lebih banyak melakukan kegiatan dan aktifitas mengamati, melakukan dan mendemontrasikan

Dari ketiga pendapat para ahli yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan manfaat utama dari media pembelajaran adalah dapat mempertinggi aktifitas proses belajar siswa dan sekaligus dapat meningkatkan hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan. Namun ada beberapa prinsip umum yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan media pembelajaran yaitu :
  1. Tidak ada satu jenis media yang cocok untuk semua segala macam proses belajar dan dapat mencapai semua  tujuan belajar . Ibaratnya tak ada satu jenis obat yang manjur  untuk semua jenis penyakit.
  2. Gunakan media seperlunya jangan berlebihan agar tidak membingungkankan siswa.
  3. Penggunaan media harus dapat memperlakukan siswa secara aktif, media yang sederhana  yang dapat mengaktifkan seluruh siswa lebih bagus dari pada media canggih namun membuat siswa terheran – heran dan pasif.
  4. Hindari penggunaan media  sebagai  selingan atau sebagai waktu kosong.
  5. Harus dilakukan persiapan sebelum penggunaan media.

D.      Jenis-Jenis Media Pembelajaran
Media pembelajaran memiliki ragam yang cukup banyak, para ahli mencoba mengelompokan media pembelajaran berdasarkan sifat – sifat dan karakteristiknya  menurut Sadiman (1986 : 28 ) mengatakan bahwa :
…Yang termasuk jenis media pembelajaran adalah : media grafis, media audio dan media proyeksi.
Hal ini sejalan dengan pendapat Sujana (2002 : 3) yang termasuk jenis media  pembelajaran adalah :  a) Media grafis /media 2 demensi adalah gambar, photo, grafik, diagram, sketsa dan lain - lain  b.) Media  Tiga Demensi  / Model  c.) Media proyeksi seprti OHP, Slide, Strip dan film.
Arsyad (2007: 6), mengungkapkan ciri-ciri umum media sebagai berikut:
a.       Media pendidikan memiliki pengertian fisik yang dewasa ini dikenal sebagai hardware (perangkat keras), yaitu suatu benda yang dapat dilihat, didengar, atau diraba dengan panca indera.
b.      Media pendidikan memiliki pengertian non fisik yang dikenal sebagai software (perangkat lunak), yaitu kandungan pesan yang terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang ingin disampaikan kepada siswa
c.       Penekanan media pendidikan terdapat pada audio dan visual.
d.      Media pendidikan memiliki pengertian alat bantu pada proses belajar baik didalam maupun diluar kelas.
e.       Media pendidikan digunakan dalam rangka komunikasi dan interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
f.       Media pendidikan dapat digunakan secara global (misalnya: radio, televisi), kelompok besar dan kelompok kecil(misalnya: film, slide, video, OHP), atau perorangan (misalnya: modul, komputer, radio, tape atau kaset, video recorder).
g.      Sikap, perbuatan, organisasi, strategi,dan menajemen yang berhubungan dengan penerapan suatu ilmu.




BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
      Umumnya guru mengandalkan media yang sudah tersedia disekolah. Tapi pada kenyataannya media yang dibutuhkan untuk pembelajaran ada kalanya tidak ada di sekolah.
Berdasarkan isi maka akan di peroleh kesimpulan bahwa Penerapan belajar dengan menggunakan media sangat efektif.

B. Saran
Berdasarkan makalah penulis sarankan pada para guru agar dapat :
1.      Menggunakan pembelajaran yang bervariasi dalam pembelajaran IPA
2.      Meningkatkan  kreatifitas dalam pembelajaran  terutama dalam pembelajaran IPA
3.      Dapat menganalisa dan mencarikan solusi  dalam permasalahan pada pembelajaran IPA yang di hadapi di kelas
4.      Menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM)
5.      Guru hendaknya dapat memanfaatkan berbagai media belajar secara baik. Agar peran guru lebih mengarah  sebagai  manejer pembelajaran.









RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah                         :   ..................................
Mata Pelajaran            :   Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )
Kelas/Semester            :   IV/1
Materi Pokok               :   Rangka dan Panca Indera Manusia
 waktu                          :   2 x 45 menit
Metode                         :   Ceramah dan praktek

A.    Standar Kompetensi       :
1. Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya

B.     Kompetensi Dasar
1.2 Menerapkan cara memelihara kesehatan kerangka tubuh

C.    Tujuan Pembelajaran** :
o   Siswa dapat Menjelaskan rangka manusia dan fungsinya.
o   Siswa dapat Menjelaskan cara pemeliharaan rangka manusia
o   Siswa dapat Mencari informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya terjadi pada rangka

& Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness)

D.    Materi Essensial
o   Memelihara kesehatan rangka (hlm.8)
Penyakit yang menyerang tulang (hlm.9)
Bersikap tubuh yang benar (hlm.9)
Makanan bergizi dan berolah raga teratur (hlm.11)

E.     Media Belajar
o   Buku SAINS SD Relevan Kelas IV
o   Benda yang berat (misalnya seember air, setumpuk buku atau tas sekolah), meja dan kursi kelas,

F.     Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
  1. Pendahuluan
Apersepsi  dan Motivasi :
Mengulang materi pertemuan sebelumnya, dan membacakan indikator

(5 menit)
  1. Kegiatan Inti
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Mendeskripsikan penyakit yang menyerang tulang
F Mengetahui bersikap tubuh yang benar.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Melakukan kegiatan
F Mengetahui beberapa gangguan pada tulang belakang seperti:
-   Lordosis
-   Kifosis
-   Skoliosis
F Mengetahui cara menjaga kesehatan tulang yaitu dengan memakan makanan yang mengandung viitamin D, kalsium dan fosfor serta berolah raga secara teratur.
& Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
  1.  Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F Memberikan kesempatan kepada satu orang siswa secara bergilir untuk mengungkapkan kembali tentang memelihara kesehatan rangka.


(50 menit)




















(5 menit)
  1. Pekerjaan Rumah
F Membuat daftar makanan yang mengandung vitamin D, kalsium dan fosfor



G.    Penilaian:
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
o  Menjelaskan cara pemeliharaan rangka manusia

o  Mencari informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya terjadi pada rangka

Tugas Individu dan Kelompok



Laporan dan
Unjuk kerja






o  Jelaskanlah cara pemeliharaan rangka manusia

o  Carikan informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya terjadi pada rangka


FORMAT KRITERIA PENILAIAN      
&  Produk ( hasil diskusi )
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.
Konsep
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1

&  Performansi
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.



2.



3.
Pengetahuan



Praktek



Sikap
* Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan

* aktif  Praktek
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif

* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap
4
2
1

4
2
1

4
2
1

&   LEMBAR PENILAIAN
No
Nama Siswa
Performan
Produk
Jumlah
Skor
Nilai
Pengetahuan
Praktek
Sikap
1.
2.
3.
4.
5.







   CATATAN :
@   Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
@ Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.

                                                                                        ............, ......................20 ...
Mengetahui                                                                             
  Kepala Sekolah                                                   Guru Mapel IPA



  ..................................                                            ..................................
  NIP :                                                                     NIP :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Sekolah                         :   ..................................
Mata Pelajaran            :   Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )
Kelas/Semester            :   IV/1
Materi Pokok               :   Rangka dan Panca Indera Manusia
waktu                           :   8 x 45 menit (4 X pertemuan)
Metode                         :   Ceramah dan praktek

A.    Standar Kompetensi       :
1. Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya

B.     Kompetensi Dasar
1.3 Mendeskripsikan hubungan antara struktur panca indera dengan fungsinya

C.    Tujuan Pembelajaran** :
o   Siswa dapat Mengidentifikasi alat indera manusia berdasarkan pengamatan
o   Siswa dapat Menjelaskan kegunaan alat indera

& Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian ( respect ), Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness)

D.    Materi Essensial
Mengenal Alat Indera Manusia (Bagian, cara kerja dan kepekaan terhadap rangsang alat indera) :
o   Mata (hlm.12)

E.     Media Belajar
o   Buku  SAINS SD Relevan Kelas IV
o   Otototip snellen, penggaris

F.     Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
pertemuan 1
  1. Pendahuluan
Apersepsi  dan Motivasi :
o   Mengulang materi sebelumnya
o   Menyampaikan Indikator dan kompetensi yang diharapkan


(5 menit)
  1. Kegiatan Inti
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Memahami peta konsep tentang alat indera manusia.
F Menjelaskan cara kerja mata
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mampu menunjukkan bagian-bagian yang melindungi mata dan kegunaanya :
-   Alis mata
-   Kelopak mata
-   Bulu mata
F Mampu menjelaskan kelenjar air mata dan otot mata.
F Mampu menunjukkan bagian-bagian mata pada gambar yang erat kaitannya dengan fungsi penglihatan.
-   Kornea
-   Iris
-   Lensa
-   Badan Bening
-   Retina
-   Saraf mata
F Melakukan kegiatan.untuk mengetahui kepekaan mata terhadap rangsang
& Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
  1.  Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F Mengulang kembali cara kerja mata


(50 menit)
























(5 menit)
  1. Pekerjaan Rumah
F Mengambar anatomi mata


pertemuan 2
  1. Pendahuluan
Apersepsi  dan Motivasi :
o   Mengumpulkan pekerjaan rumah
o   Mengulang materi pertemuan sebelumnya
o   Memahami kembali peta konsep tentang alat indera manusia.

(5 menit)
  1. Kegiatan Inti
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan fungsi bagian telinga setelah membaca materi dari buku.
F Menjelaskan cara kerja lidah.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mampu menunjukkan bagian-bagian telinga 
Telinga luar :
Telinga tengah :
Telinga dalam :
-   Daun telinga
-   Lubang telinga
-   Saluran telinga luar

-   Selaput pendengaran
-   Tulang-tulang pendengaran
-   Saluran Eustachius

-   Tiga saluran setengah lingkaran
-   Rumah siput
-   Sakulus dan utrikulus
-   Saraf pendengaran
F Mampu mendeskripsikan cara kerja telinga
F Melakukan kegiatan 1.4 (hlm.19) untuk mengetahui kepekaan mata terhadap rangsang
F Mampu menunjukkan bagian-bagian lidah
& Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
  1.  Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F Mengulang kembali cara kerja mata
(50 menit)


























(5 menit)
  1. Pekerjaan Rumah
o   Mengambar Alat Indera Manusia

pertemuan 3
  1. Pendahuluan
Apersepsi  dan Motivasi :
o   Mengulang materi pertemuan sebelumnya.
o   Memahami kembali peta konsep tentang alat indera manusia.


(5 menit)
  1. Kegiatan Inti
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan fungsi hidung.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mengulang kembali cara kerja lidah.
F Melakukan kegiatan. untuk mengetahui kepekaan lidah terhadap rangsang.
F Mampu menunjukkan bagian-bagian hidung
F Mampu mendeskripsikan cara kerja hidung sebagi indera pembau
F Melakukan kegiatan
& Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
  1.  Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F Memberikan kesempatan kepada satu orang siswa secara bergilir untuk mengungkapkan kembali tentang cara kerja lidah dan hidung

(50 menit)

















(5 menit)
  1. Pekerjaan Rumah
o   Mengambar anatomi mata


pertemuan 4

  1. Pendahuluan
Apersepsi  dan Motivasi :
o   Mengulang materi pertemuan sebelumnya.
o   Memahami kembali peta konsep tentang alat indera manusia.


(5 menit)

  1. Kegiatan Inti
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan fungsi kulit
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mengulang kembali cara kerja hidung.
F Mampu menunjukkan bagian-bagian kulit
F Mampu mendeskripsikan cara kerja kulit sebagi indera peraba
F Melakukan kegiatan. untuk melihat kepekaan kulit terhadap rangsangan
& Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
  1.  Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F Memberikan kesempatan kepada satu orang siswa secara bergilir untuk mengungkapkan kembali tentang memelihara kesehatan rangka.

(50 menit)
















(5 menit)
  1. Pekerjaan Rumah
o   Mengambar anatomi mata



G.    Penilaian:
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
o  Mengidentifikasi alat indera manusia berdasarkan pengamatan
o  Menjelaskan kegunaan alat indera

Tugas Individu dan Kelompok



Laporan dan unjuk kerja

Uraian Objektif

o  Sebutkan macam-macam alat indera manusia berdasarkan pengamatan
o  Jelaskan kegunaan alat indera


FORMAT KRITERIA PENILAIAN      
&  Produk ( hasil diskusi )
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.
Konsep
* semua benar
* sebagian besar benar
* sebagian kecil benar
* semua salah
4
3
2
1

&  Performansi
No.
Aspek
Kriteria
Skor
1.


2.


3.
Pengetahuan


Praktek


Sikap
* Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan
* aktif  Praktek
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif
* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap
4
2
1
4
2
1
4
2
1

&   LEMBAR PENILAIAN
No
Nama Siswa
Performan
Produk
Jumlah
Skor
Nilai
Pengetahuan
Praktek
Sikap
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.







   CATATAN :
@   Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10.
@ Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat penilaian KKM maka diadakan Remedial.



                                                                                        ............, ......................20 ...
Mengetahui                                                                             
  Kepala Sekolah                                                   Guru Mapel IPA



  SUMIARTI.A                                                     ..................................
  NIP :                                                                     NIP :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar