PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Ilmu
Pengetahuan Alam merupakan salah satu mata pelajaran di Sekolah Dasar untuk
mengembangkan dan menanamkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai ilmiah
para siswa serta rasa mencintai dan menghargai kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.
Pelaksanaan pendidikan tidak mungkin terselenggara dengan baik kalau para
pendidik dan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar tidak didukung oleh
sumber belajar yang diperlukan salah satunya media yang merupakan alat peraga atau
praktek yang dapat membantu guru memperjelas dan memvisualkan konsep atau
pengertian untuk mencapai keterampilan tertentu pada pembelajaran Ilmu
Pengetahuan Alam.
Kenyataan
yang ditemui di lapangan sebagian besar materi
pembelajaran diberikan pada siswa dengan tidak melibatkan siswa secara aktif
baik secara phisik, sosial maupun psikis dalam memahami konsep terhadap materi
pembelajaran. Siswa biasanya mendapatkan pembelajaran dari guru dengan metode
ceramah, menurut yang sesungguhnya pembelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam tersebut sangat menuntut keterlibatan siswa hal
ini senada dengat pendapat Mel Silbelme
( 2002 : 9 ) bahwa :
“Bahwa pengajar memiliki waktu untuk menyediakan aktifitas yang
memperkenalkan, mempersentasekan, menerapkan, dan merefleksikan pada apa yang
dipelajari. Sesungguhnya belajar itu bukan menghafal karena akan hilang dalam
beberapa hal. Untuk mengingatnya peserta didik harus mencernanya.”
Guru sebagai pengelola kegiatan
pembelajaran siswa disamping memotivasi siswa juga harus mampu mengembangkan
aktivitas siswa sehingga siswa tersebut
aktif dan mandiri serta memperoleh pengalaman yang nyata, terutama pelajaran
yang menghendaki siswa terlibat langsung dalam pelaksanaannya seperti pelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam. Senada dengan ini
dikukuhkan oleh pendapat Zulkarnaini ( 2007 : 5 ) bahwa : “Pengalaman belajar
berpusat pada peserta didik”. Jadi
pengalaman belajar itu disusun dan dirancang oleh guru sedemikian rupa sehingga
pendekatan pembelajaran bervariasi dan berpusat pada siswa.
Sehubungan dengan itu media mampu
menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dalam proses pembelajaran
dengan media proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa
untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber-sumber ilmu
pengetahuan.
Media juga merupakan alat bantu bagi
guru untuk mempermudah siswa mempelajari konsep-konsep yang akan dipelajari
dalam berbagai ilmu pengetahuan. Menurut Sudjana (1989:4) bahwa :
“Penggunaan media pembelajaran sangat tergantung kepada tujuan pembelajaran,
bahan pembelajaran, kemudahan memperoleh media yang diperlukan serta kemampuan
guru dalam menggunakannya dalam proses pembelajaran.”
Agar
pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam menarik dan tidak verbalisme maka perlunya
penggunaan media gambar dan untuk materi tentang pernapasan ini lebih baik lagi
bila diiringi dengan media model, disamping mendengar penjelasan guru siswa
dapat melihat sendiri, dan mencobakan sendiri dan akhirnya dapat menemukan
sendiri tentang konsep pada materi pembelajaran sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang direncanakan.
Dalam
kegiatan pembelajaran media berarti alat bantu guru dalam menyampaikan
informasi pendidikan di sekolah. Media dapat menarik minat belajar siswa
sehingga pembelajaran lebih menyenangkan. Namun sangat diharapkan penggunaan
media dan jumlahnya harus sesuai menurut kebutuhan dan jumlah siswa sehingga semua siswa
terkondisi saat proses pembelajaran berlangsung. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media gambar, model atau
kombinasi keduanya. Dengan demikian diharapkan
peningkatan aktivitas, proses dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa
dapat meningkat
Untuk itu,
kombinasi media gambar dan model perlu untuk dipelajari, dikaji dan ditelaah
sehingga kombinasi ini dapat dijadikan media pembelajaran yang diharapkan dapat
membantu dalam peningkatan hasil belajar siswa.
B. Tujuan Penulisan
Makalah ini disusun
bertujuan untuk mengetahui secara ebih mendalam mengenai media dalam
pembelajaran IPA.
C.
Manfaat Penulisan
1.
Memberikan informasi mengenai media
pembelajaran pada mata pelajaran IPA.
2.
Menambah khasanah dalam bidang pendidikan.
BAB II
ISI
A.
Pembelajaran IPA di SD
1.
Hakikat Pembelajaran IPA
di SD
Menurut Depdiknas
(2006:484) “IPA adalah ilmu yang berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara
sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan sekumpulan pengetahuan yang
berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga
merupakan suatu proses penemuan”. Pembelajaran IPA diharapkan dapat menjadi
wahana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta
prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan
sehari-hari.
Proses
pembelajaran IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada siswa untuk
mengembangkan kompetensi agar mereka mampu menjelajahi dan memahami alam
sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu siswa untuk
memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
Kurikulum
IPA menyediakan berbagai pengalaman belajar untuk memahami konsep dan proses
IPA. Pemahaman ini bermanfaat bagi siswa agar dapat 1) menanggapi isu lokal,
nasional, kawasan, dunia, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan dan etika, 2) menilai
secara kritis perkembangan dalam bidang IPA dan teknologi serta dampaknya, 3) memberi
sumbangan terhadap kelangsungan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
dan 4) memilih karir yang tepat.
Berdasarkan
pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa hakikat pembelajaran IPA di SD adalah
sebagai ilmu yang mencari tahu tentang alam secara sistematis, dimana dalam pembelajarannya lebih menekankan
agar siswa belajar aktif dan luwes, mampu berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah
serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Pembelajaran
IPA di SD harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan berpikir siswa SD yang
masih berada dalam tahap operasional kongkret.
2.
Tujuan Pembelajaran IPA di SD
Depdiknas (2006:484) menyatakan bahwa tujuan pembelajaran IPA di SD/MI adalah
agar siswa mampu:
1) memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan
Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam
ciptaan-Nya, 2) mengembangkan pengetahuan dan
pemahaman konsep-konsep IPA
yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, 3) mengembangkan
rasa ingin tahu, sikap positif dan
kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA,
lingkungan, teknologi dan
masyarakat, 4) mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam
sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan, 5) meningkatkan kesadaran
untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam,
6) meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala
keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan, dan 7) memperoleh bekal
pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan
pendidikan ke SMP/MTS
Hal senada juga diungkapkan oleh Muslichach (2006:23)
bahwa pembelajaran IPA di SD bertujuan untuk:
1) menanamkan rasa ingin tahu dan
sikap positif terhadap Sains, teknologi dan masyarakat, 2) mengembangkan
keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, 3) mengembangkan
pengetahuan dan pengembanngan konsep-konsep sains yang akan bermanfaat dan
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, 4) ikut serta dalam memelihara,
menjaga dan melestarikan lingkungan alam, dan 5) menghargai alam sekitar dan
segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan.
Berdasarkan pendapat di atas, dapat
disimpulkan bahwa tujuan pembelajaran IPA di SD adalah untuk menumbuhkan pada
diri siswa rasa syukur terhadap Sang
Pencipta, menanamkan rasa ingin tahu tentang segala ciptaanNya, dan melatih
berpikir logis dan ilmiah. Selain itu, melalui pembelajaran IPA siswa diharapkan
mampu menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan sekitar.
3. Ruang Lingkup Pembelajaran IPA di SD
Ruang lingkup pembelajaran IPA di SD
terdiri atas dua aspek yaitu: kerja ilmiah atau proses IPA dan pemahaman
konsep. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ruang lingkup materi
pembelajaran IPA terdiri atas 1) makhluk hidup dan
proses kehidupan yang meliputi manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan
lingkungan, serta kesehatan, 2) benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya yang meliputi
benda cair, padat dan gas, 3) energi dan perubahannya yang meliputi gaya,
bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana, dan 4) bumi dan alam semesta yang meliputi tanah,
bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya. Jadi, ruang lingkup materi
pembelajaran IPA di SD sangat luas. Pembelajaran IPA tidak hanya mengajarkan
tentang makhluk hidup saja, akan tetapi membelajarkan berbagai hal yang
terdapat di alam sekitar.
B. Pengertian Media
Kata media
berasal dari bahasa latin yaitu medius yang secara harpiah berarti tengah,
perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim
atau penerima pesan menurut Arsyad (2000 : 4) mengatakan bahwa : “Media adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik
yang mengandung materi intruksional di
lingkungan siswa yang merangsang siswa untuk belajar.”
Pendapat lain juga
dikemukakan oleh Asosiasi Pendidikan
Nasional (National Education Assocation) di kutip oleh Arsyad (2000 :
40) mengatakan bahwa: …Media adalah bentuk – bentuk komunikasi baik tercetak
maupun audio visual dan
peralatannya. Dengan demikian media
hendaknya dapat dimanipulasi, dilihat,
didengar atau dibaca. Senada dengan itu
menurut Suprayekti (2003 : 14) mengatakan bahwa :
“Media adalah segala sesuatu yang
mengantarkan pesan dari sumber kepada penerima. Media yang dipergunakan /
dimanfaatkan , mulai dari yang sederhana sampai dengan yang rumit harus di
sesuaikan dengan tujuan pembelajaran
yang akan di capainya dan situasi kondisi lingkunganya”.
Dari
penjelasan di atas dapat di kemukakan bahwa media pembelajaran adalah segala
sesuatu yang dapat digunakan untuk
mengalirkan pesan dari pengirim dan penerima sehingga dapat merangsang dan
memotivasi pikiran, perasaan, perhatian dan minat. Dengan
demikian akan melahirkan proses belajar mengajar yang baik sesuai dengan tujuan
yang diharapkan. Media sebagai alat mempunyai ciri-ciri
umum seperti yang dikemukan Hamalik (1986: 255) antar lain:
1. Media identik artinya dengan pengertian
keperagaan yang berasal dari kata ”raga” artinya suatu benda yang dapat diraba,
dilihat, didengar dan dapat diamati melalui panca indera.
2. Media digunakan dalam rangka hubungan
(komunikasi) dalam pembelajaran antara guru dengan siswa.
3. Media adalah semacam alat bantu belajar
mengajar baik dalam kelas maupun luar kelas
4. Berdasarkan (2) dan (3), maka pada
dasarnya media merupakan suatu
”perantara” (medium) dan digunakan dalam pendidikan.
5. Media mengandung aspek sebagai alat,
teknik yang erat hubungannya dengan metode mengajar.
C.
Manfaat Media Pembelajaran
Salah satu
fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu yang turut
mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Media juga dapat
mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa di manapun berada,
artinya proses pembelajaran jadi lebih jelas dan menarik.
Hal ini juga sejalan dengan pendapat
Hamalik (1986) yang di kutip oleh Arsyad (2000 : 156) bahwa :
Fungsi media pembelajaran adalah:
1) Dapat membangkitkan keinginan dan minat
siswa
2) Membangkitkan motivasi dan ransangan dalam belajar
3) Membawa pengaruh psykologis dan ransangan
dalam belajar
4) Dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang disajikan
Pendapat yang hampir sama di
kemukakan oleh Kemp dan Dayton (1985) yang diikuti oleh Rahadi (2003 : 15) fungsi media itu adalah :
1)
Penyampaian materi pelajaran
dapat diseragamkan
2)
Proses pembelajaran menjadi
lebih jelas dan menarik
3)
Proses pembelajaran menjadi
interaktif
4)
Efisiensi dalam waktu dan
tenaga
5)
Dapat meningkatkan kualitas
hasil belajar siswa
Menurut pendapat Sudjana (2002 : 2)
manfaat media pembelajaran adalah :
1) Pembelajaran lebih menarik sehingga
menimbulkan minat siswa untuk belajar
2)
Bahan pelajaran akan lebih bermakna dan mudah dipahami
3)
Metode mengajar akan lebih
berfariasi
4)
Siswa lebih banyak melakukan
kegiatan dan aktifitas mengamati, melakukan dan mendemontrasikan
Dari ketiga pendapat para ahli yang
dikemukakan di atas dapat disimpulkan manfaat utama dari media pembelajaran
adalah dapat mempertinggi aktifitas proses belajar siswa dan sekaligus dapat
meningkatkan hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan. Namun ada beberapa
prinsip umum yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan media pembelajaran yaitu
:
- Tidak ada satu jenis media yang cocok untuk semua segala macam proses belajar dan dapat mencapai semua tujuan belajar . Ibaratnya tak ada satu jenis obat yang manjur untuk semua jenis penyakit.
- Gunakan media seperlunya jangan berlebihan agar tidak membingungkankan siswa.
- Penggunaan media harus dapat memperlakukan siswa secara aktif, media yang sederhana yang dapat mengaktifkan seluruh siswa lebih bagus dari pada media canggih namun membuat siswa terheran – heran dan pasif.
- Hindari penggunaan media sebagai selingan atau sebagai waktu kosong.
- Harus dilakukan persiapan sebelum penggunaan media.
D.
Jenis-Jenis Media Pembelajaran
Media pembelajaran
memiliki ragam yang cukup banyak, para ahli mencoba mengelompokan media
pembelajaran berdasarkan sifat – sifat dan karakteristiknya menurut Sadiman (1986 : 28 ) mengatakan bahwa
:
…Yang termasuk jenis media
pembelajaran adalah : media grafis, media audio dan media proyeksi.
Hal ini sejalan dengan pendapat Sujana (2002 : 3)
yang termasuk jenis media pembelajaran
adalah : a) Media grafis /media 2 demensi adalah gambar, photo, grafik, diagram, sketsa
dan lain - lain b.) Media Tiga Demensi
/ Model c.) Media proyeksi seprti
OHP, Slide, Strip dan film.
Arsyad
(2007: 6), mengungkapkan ciri-ciri umum media sebagai berikut:
a. Media pendidikan memiliki pengertian fisik
yang dewasa ini dikenal sebagai hardware (perangkat keras), yaitu suatu benda
yang dapat dilihat, didengar, atau diraba dengan panca indera.
b. Media pendidikan memiliki pengertian non
fisik yang dikenal sebagai software (perangkat lunak), yaitu kandungan pesan
yang terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang ingin disampaikan
kepada siswa
c. Penekanan media pendidikan terdapat pada
audio dan visual.
d. Media pendidikan memiliki pengertian alat
bantu pada proses belajar baik didalam maupun diluar kelas.
e. Media pendidikan digunakan dalam rangka
komunikasi dan interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
f. Media pendidikan dapat digunakan secara
global (misalnya: radio, televisi), kelompok besar dan kelompok kecil(misalnya:
film, slide, video, OHP), atau perorangan (misalnya: modul, komputer, radio,
tape atau kaset, video recorder).
g. Sikap, perbuatan, organisasi, strategi,dan
menajemen yang berhubungan dengan penerapan suatu ilmu.
BAB III
KESIMPULAN
DAN SARAN
A. Kesimpulan
Umumnya
guru mengandalkan media yang sudah tersedia disekolah. Tapi pada kenyataannya
media yang dibutuhkan untuk pembelajaran ada kalanya tidak ada di sekolah.
Berdasarkan isi maka akan di peroleh
kesimpulan bahwa Penerapan belajar dengan menggunakan media sangat efektif.
B. Saran
Berdasarkan makalah penulis sarankan pada para guru agar dapat :
1.
Menggunakan pembelajaran yang
bervariasi dalam pembelajaran IPA
2.
Meningkatkan kreatifitas dalam pembelajaran terutama dalam pembelajaran IPA
3.
Dapat menganalisa dan
mencarikan solusi dalam permasalahan
pada pembelajaran IPA yang di hadapi di kelas
4.
Menciptakan pembelajaran yang
aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM)
5.
Guru hendaknya dapat
memanfaatkan berbagai media belajar secara baik. Agar peran guru lebih
mengarah sebagai manejer pembelajaran.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah : ..................................
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan
Alam ( IPA )
Kelas/Semester : IV/1
Materi Pokok : Rangka dan
Panca Indera Manusia
waktu :
2 x 45 menit
Metode :
Ceramah dan praktek
A. Standar Kompetensi :
1.
Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta
pemeliharaannya
B. Kompetensi Dasar
1.2 Menerapkan cara
memelihara kesehatan kerangka tubuh
C. Tujuan Pembelajaran** :
o
Siswa dapat Menjelaskan rangka
manusia dan fungsinya.
o
Siswa dapat Menjelaskan cara
pemeliharaan rangka manusia
o
Siswa dapat Mencari informasi
tentang penyakit dan kelainan yang umumnya terjadi pada rangka
&
Karakter
siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa
hormat dan perhatian ( respect ),
Tekun ( diligence ) , Tanggung jawab
( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness)
D. Materi Essensial
o
Memelihara kesehatan rangka
(hlm.8)
Penyakit
yang menyerang tulang (hlm.9)
Bersikap
tubuh yang benar (hlm.9)
Makanan
bergizi dan berolah raga teratur (hlm.11)
E. Media Belajar
o
Buku SAINS SD Relevan Kelas IV
o
Benda yang berat (misalnya
seember air, setumpuk buku atau tas sekolah), meja dan kursi kelas,
F. Rincian Kegiatan
Pembelajaran Siswa
Apersepsi dan Motivasi :
Mengulang materi pertemuan sebelumnya, dan membacakan indikator
|
(5 menit)
|
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Mendeskripsikan penyakit
yang menyerang tulang
F Mengetahui bersikap
tubuh yang benar.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Melakukan kegiatan
F Mengetahui beberapa
gangguan pada tulang belakang seperti:
-
Lordosis
-
Kifosis
-
Skoliosis
F Mengetahui cara menjaga
kesehatan tulang yaitu dengan memakan makanan yang mengandung viitamin D,
kalsium dan fosfor serta berolah raga secara teratur.
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan penyimpulan
Dalam kegiatan penutup, guru:
F Memberikan kesempatan
kepada satu orang siswa secara bergilir untuk mengungkapkan kembali tentang
memelihara kesehatan rangka.
|
(50 menit)
|
|
(5 menit)
|
|
F Membuat daftar makanan
yang mengandung vitamin D, kalsium dan fosfor
|
|
G. Penilaian:
|
Indikator Pencapaian
Kompetensi
|
Teknik Penilaian
|
Bentuk Instrumen
|
Instrumen/ Soal
|
|
o Menjelaskan cara pemeliharaan rangka manusia
o Mencari informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya
terjadi pada rangka
|
Tugas Individu
dan Kelompok
|
Laporan dan
Unjuk kerja
|
o Jelaskanlah cara pemeliharaan rangka manusia
o Carikan informasi tentang penyakit dan kelainan yang umumnya
terjadi pada rangka
|
FORMAT KRITERIA PENILAIAN
& Produk ( hasil diskusi )
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
|
Konsep
|
* semua
benar
*
sebagian besar benar
*
sebagian kecil benar
* semua salah
|
4
3
2
1
|
& Performansi
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
2.
3.
|
Pengetahuan
Praktek
Sikap
|
* Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan
* aktif Praktek
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif
* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap
|
4
2
1
4
2
1
4
2
1
|
& LEMBAR PENILAIAN
|
No
|
Nama Siswa
|
Performan
|
Produk
|
Jumlah
Skor
|
Nilai
|
||
|
Pengetahuan
|
Praktek
|
Sikap
|
|||||
|
1.
2.
3.
4.
5.
|
|
|
|
|
|
|
|
CATATAN
:
@ Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal
) X 10.
@ Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat
penilaian KKM maka diadakan Remedial.
............, ......................20 ...
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru
Mapel IPA
.................................. ..................................
NIP : NIP
:
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
( RPP )
Sekolah : ..................................
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan
Alam ( IPA )
Kelas/Semester : IV/1
Materi Pokok : Rangka dan
Panca Indera Manusia
waktu :
8 x 45 menit (4 X pertemuan)
Metode :
Ceramah dan praktek
A. Standar Kompetensi :
1.
Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta
pemeliharaannya
B. Kompetensi Dasar
1.3
Mendeskripsikan hubungan antara struktur panca indera dengan fungsinya
C. Tujuan Pembelajaran** :
o
Siswa dapat Mengidentifikasi
alat indera manusia berdasarkan pengamatan
o
Siswa dapat Menjelaskan
kegunaan alat indera
&
Karakter
siswa yang diharapkan : Disiplin ( Discipline ), Rasa
hormat dan perhatian ( respect ), Tekun
( diligence ) , Tanggung jawab ( responsibility ) Dan Ketelitian ( carefulness)
D. Materi Essensial
Mengenal Alat Indera Manusia (Bagian, cara
kerja dan kepekaan terhadap rangsang alat indera) :
o
Mata (hlm.12)
E. Media Belajar
o
Buku SAINS SD Relevan Kelas IV
o
Otototip snellen, penggaris
F. Rincian Kegiatan
Pembelajaran Siswa
|
pertemuan 1
|
|||||||
Apersepsi dan Motivasi :
o
Mengulang materi sebelumnya
o
Menyampaikan Indikator dan
kompetensi yang diharapkan
|
(5 menit)
|
||||||
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Memahami peta konsep
tentang alat indera manusia.
F Menjelaskan cara kerja
mata
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mampu menunjukkan
bagian-bagian yang melindungi mata dan kegunaanya :
-
Alis mata
-
Kelopak mata
-
Bulu mata
F Mampu menjelaskan
kelenjar air mata dan otot mata.
F Mampu menunjukkan
bagian-bagian mata pada gambar yang erat kaitannya dengan fungsi penglihatan.
F Melakukan kegiatan.untuk
mengetahui kepekaan mata terhadap rangsang
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan penyimpulan
Dalam kegiatan penutup, guru:
F Mengulang kembali cara
kerja mata
|
(50 menit)
|
||||||
|
(5 menit)
|
|||||||
F Mengambar anatomi mata
|
|
||||||
|
pertemuan 2
|
|||||||
Apersepsi dan Motivasi :
o
Mengumpulkan pekerjaan rumah
o
Mengulang materi pertemuan
sebelumnya
o
Memahami kembali peta konsep
tentang alat indera manusia.
|
(5 menit)
|
||||||
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan fungsi bagian telinga setelah membaca materi dari
buku.
F Menjelaskan cara kerja lidah.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mampu menunjukkan bagian-bagian telinga
F Mampu mendeskripsikan cara kerja telinga
F Melakukan kegiatan 1.4 (hlm.19) untuk mengetahui kepekaan mata
terhadap rangsang
F Mampu menunjukkan bagian-bagian lidah
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan penyimpulan
Dalam kegiatan penutup, guru:
F Mengulang kembali cara kerja mata
|
(50 menit)
|
||||||
|
(5 menit)
|
|||||||
o
Mengambar Alat Indera Manusia
|
|
||||||
|
pertemuan 3
|
|||||||
Apersepsi dan Motivasi :
o
Mengulang materi pertemuan
sebelumnya.
o
Memahami kembali peta konsep
tentang alat indera manusia.
|
(5 menit)
|
||||||
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan fungsi hidung.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mengulang kembali cara kerja lidah.
F Melakukan kegiatan. untuk mengetahui kepekaan
lidah terhadap rangsang.
F Mampu menunjukkan bagian-bagian hidung
F Mampu mendeskripsikan cara kerja hidung sebagi
indera pembau
F Melakukan kegiatan
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan penyimpulan
Dalam kegiatan penutup, guru:
F Memberikan kesempatan
kepada satu orang siswa secara bergilir untuk mengungkapkan kembali tentang cara kerja lidah
dan hidung
|
(50 menit)
|
||||||
|
(5 menit)
|
|||||||
o
Mengambar anatomi mata
|
|
||||||
|
pertemuan 4
|
|
||||||
Apersepsi dan Motivasi :
o
Mengulang materi pertemuan
sebelumnya.
o
Memahami kembali peta konsep
tentang alat indera manusia.
|
(5 menit)
|
||||||
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan fungsi kulit
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
F Mengulang kembali cara kerja hidung.
F Mampu menunjukkan bagian-bagian kulit
F Mampu mendeskripsikan cara kerja kulit sebagi
indera peraba
F Melakukan kegiatan. untuk melihat kepekaan kulit
terhadap rangsangan
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan penyimpulan
Dalam kegiatan penutup, guru:
F Memberikan kesempatan
kepada satu orang siswa secara bergilir untuk mengungkapkan kembali tentang
memelihara kesehatan rangka.
|
(50 menit)
|
||||||
|
(5 menit)
|
|||||||
o
Mengambar anatomi mata
|
|
||||||
G. Penilaian:
|
Indikator Pencapaian
Kompetensi
|
Teknik Penilaian
|
Bentuk Instrumen
|
Instrumen/ Soal
|
|
o Mengidentifikasi alat indera manusia berdasarkan pengamatan
o Menjelaskan kegunaan alat indera
|
Tugas Individu
dan Kelompok
|
Laporan dan
unjuk kerja
Uraian Objektif
|
o Sebutkan macam-macam alat indera manusia berdasarkan pengamatan
o Jelaskan kegunaan alat indera
|
FORMAT KRITERIA PENILAIAN
& Produk ( hasil diskusi )
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
|
Konsep
|
*
semua benar
*
sebagian besar benar
*
sebagian kecil benar
* semua salah
|
4
3
2
1
|
& Performansi
|
No.
|
Aspek
|
Kriteria
|
Skor
|
|
1.
2.
3.
|
Pengetahuan
Praktek
Sikap
|
* Pengetahuan
* kadang-kadang Pengetahuan
* tidak Pengetahuan
* aktif Praktek
* kadang-kadang aktif
* tidak aktif
* Sikap
* kadang-kadang Sikap
* tidak Sikap
|
4
2
1
4
2
1
4
2
1
|
& LEMBAR PENILAIAN
|
No
|
Nama Siswa
|
Performan
|
Produk
|
Jumlah
Skor
|
Nilai
|
||
|
Pengetahuan
|
Praktek
|
Sikap
|
|||||
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
|
|
|
|
|
|
|
|
CATATAN
:
@ Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal
) X 10.
@ Untuk siswa yang tidak memenuhi syarat
penilaian KKM maka diadakan Remedial.
............, ......................20 ...
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru
Mapel IPA
SUMIARTI.A ..................................
NIP : NIP
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar